RSS

Arsip Harian: 5 Maret 2011

Mach Number

Mach Number atau Bilangan Mach (M) adalah perbandingan antara kecepatan sumber bunyi (Vs) dengan cepat rambat bunyi di udara (V) atau dapat dituliskan dalam persamaan M = Vs / V. Mach sendiri diambil dari nama  seorang fisikawan asal Austria Ernst Mach. Yang pada tahun 1897 menerbitkan karya ilmiah yang penting tentang prinsip-prinsip dasar supersonik. Mach mengusulkan sebuah bilangan untuk menyatakan perbandingan kecepatan suatu benda terhadap kecepatan suara.

Kecepatan suara dapat dirumuskan dengan persamaan a = 20.047sqrt(T), di mana T adalah temperatur udara (K), dan a adalah kecepatan suara (m/s). Persamaan tersebut berlaku untuk gas sempurna. Ketika sebuah benda (dimisalkan sebuah pesawat) menembus udara, molekul udara di dekat pesawat terganggu. Jika pesawat melintas pada kecepatan rendah (umumnya kurang dari 250 mph), kecepatan udara akan tetap .

Namun pada kecepatan yang lebih tinggi, sebagian energi pesawat menekan udara dan mengubah kerapatan udara setempat. Efek kompresibilitas meningkatkan jumlah gaya resultan pesawat. Efek ini kian penting sejalan dengan pertambahan kecepatan. Saat mendekati atau melampaui kecepatan suara (sekitar 330 m/s atau 760 mph) gangguan kecil pada aliran udara tersalurkan ke wilayah lain dalam kondisi konstan. Gangguan besar akan memengaruhi daya angkat dan hambatan pesawat.

Bisa dikatakan rasio kecepatan suatu benda dengan kecepatan suara di udara (gas) menentukan efek kompresibilitas.Karena itu rasio kecepatan tersebut menjadi penting dan dijadikan parameter. Belakangan para ahli aerodinamika menyebut parameter ini sebagai bilangan Mach (mach number). Mach number (M) memungkinkan untuk mendefinisikan “perilaku” pesawat terhadap efek kompresibilitas. Mach number biasa digunakan dalam menentukan kecepatan pesawat bahkan peluru atau peluru kendali (roket). Dengan menggunakan Mach number, kecepatan dibagi menjadi empat wilayah yakni:

  • Subsonik (Mach < 1,0)
  • Sonik (Mach = 1.0)
  • Transonik ( 0,8 < Mach < 1.3)
  • Supersonik (Mach > 1.0)
  • Hypersonik (mach > 5.0)

Referensi :

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Ernst_Mach
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Mach

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , , , , ,

Hukum Bernoulli

Apa sih itu Hukum Bernoulli? Hukum Bernoulli merupakan sebuah konsep dasar dalam mekanika fluida yang disampaikan oleh seorang ahli matematika yang dilahirkan di Goningen, Belanda sekitar tahun 1700 bernama Daniel Bernoulli. Hukum Bernoulli menjelaskan tentang konsep dasar aliran fluida (zat cair dan gas) bahwa peningkatan kecepatan pada suatu aliran zat cair atau gas, akan mengakibatkan penurunan tekanan pada zat cair atau gas tersebut. Artinya, akan terdapat penurunan energi potensial pada aliran fluida tersebut.

Ada pula Persamaan Bernoulli menyatakan bahwa pada suatu aliran fluida yang tertutup, banyaknya energi suatu fluida di suatu titik sama dengan dengan banyaknya energi di titik lain. Hukum Bernoulli dapat dianggap sebagai konsep dasar yang menyatakan kekekalan energi, seperti yang telah diungkapkan pada konsep dasar persamaan Bernoulli. Selanjutnya, lebih jauh kita dapat menyatakan tentang kekekalan energi tersebut berkaitan dengan energi kinetik dan energi potensial yang terdapat pada suatu aliran fluida. Dengan demikian, penjumlahan energi kinetik dan energi potensial pada suatu aliran fluida akan konstan di setiap titik.

Adapun berkaitan dengan hukum Bernoulli, suatu fluida dikatakan mempunyai peningkatan kecepatan, jika fluida tersebut mengalir dari suatu bagian dengan tekanan tinggi menuju bagian lainnya yang bertekanan rendah. Sedangkan suatu fluida dikatakan mempunyai penurunan kecepatan, jika fluida tersebut mengalir dari suatu bagian bertekanan rendah, menuju bagian lain bertekanan tinggi.

Contoh penggunaan Hukum Bernoulli yaitu : alat penyemprot nyamuk, Gaya angkat sayap pesawat terbang, Venturimeter, Pipa pitot, Menara air, Kapal layar.

Referensi : BSE, http://id.wikipedia.org

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , , , , ,

Kapal layar


Ngomongin kapal layar ngingatin aku sama Kartun One Piece deh salah satu kartun anime Jepang, ngomongin kapal layar juga ngingatin aku sama Hukum Bernoulli. Kenapa jadi ngingatin aku tentang hukum Bernoulli itu karena kapal layar merupakan aplikasi dari Hukum Bernoulli. Hukum Bernoulli digunakan pada mesin yang mempercepat laju kapal layar. Pada hukum ini berlaku hubungan antara tekanan, kecepatan alir, dan tinggi tempat dalam satu garis lurus.

Kapal layar adalah kapal yang digerakkan dengan menggunakan layar yang memanfaatkan tenaga angin sebagai pendorongnya. Konstruksi Kapal ini umumnya terbuat dari kayu dan cukup lama digunakan sebagai tulang pungung pelayaran baik bersifat sipil maupun militer sampai penemuan mesin uap dan kapal besi/baja pada abad ke 19 seiring dengan ramainya Revolusi Industri yang dipelopori oleh Inggris melalui penemuan mesin uap oleh James Watt.

Pada masa kini umumnya kapal layar dilengkapi dengan mesin tempel untuk menghadapi kemungkinan tidak bertiupnya angin pada daerah daerah tertentu agar tetap melanjutkan perjalanannya

Jenis Jenis Kapal Layar

  1. Berdasarkan Tenaga Penggerak
    1. Kapal layar dengan pendayung
    2. Kapal layar tanpa pendayung
  2. Dari Bentuk Layar
    1. Kapal layar segitiga
    2. Kapal layar segi empat
    3. Kapal layar lipat
  3. Dari Type Kapal
    1. Kapal layar bercadik
    2. Kapal Jung
    3. Kapal Clipper
    4. Kapal Galleon
    5. Kapal Dromon
    6. Kapal Cog
    7. Kapal Caravel
    8. Kapal Carrack
    9. Longship
    10. Kapal Galleas
    11. Kapal pinisi

Nah ngomongin kapal layar jelas berhubungan dengan laut awak kapal,kapten dan banyak lagi.Intinya berlayar di lautan luas itu perlu keberanian serta keakraban dan kesetiaan pada kapten dan awak kapal lainnya. Selain itu awak kapal pasti masing-masing memiliki kekuatan yang luar biasa apa lagi kaptennya. 🙂

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_layar, BSE

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , , , , , , , ,