RSS

Arsip Kategori: Budaya

FBIM 2011 (Part III)

Ini dia postingan ku berikutnya tentang Festival Budaya Isen Mulang  Sebagai anak suku dayak eh tapi sebenarnya badak sih batak dayak tapi ga apa-apa sih aku tinggalnya di pulau Kalimantan juga hehehe nah jadi aku wajib dong mempromosikan Pulauku Kalimantan bagi semua orang so di beberapa postingan sebelumnya udah ada beberapa kerajinan tangan juga alat musik tradisional dari Kalimantan Tengah di beberapa Kabupatennya

Nah Ini dia Kabupaten Pulang Pisau. Kabupaten yang memiliki semboyan “Handep Hapakat” ini juga memiliki beberapa kerajinan tangan khas yang tradisional banget dan ini beberapa fotonya

Alat yang digunakan untuk menangkap ikan

Tikar, alat menjala ikan dan replika kapal oloh dayak

 Selanjutnya Kabupaten Seruyan yang beribukota Kuala Pembuang ini juga ga ketinggalan ikut memamerkan beberapa hasil kerajinan tangan tradisionalnya dan ini foto-fotonya

Piring dan gelas dari batok kelapa

Aneka barang yang dapat dihasilkan dari batok kelapa

Read the rest of this entry »

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 22 Mei 2011 in Budaya

 

FBIM 2011 (Part II)

Sesuai janji ervi audina munthe  di postingan sebelumnya kali ini aku bakal lanjutin posting tentang Festival Budaya Isen Mulang 2011 yang dilaksanakan di Gedung Tambun Bungai, Palangkaraya, Kalimantan Tengah  Dan kali ini beberapa hasil kerajinan tangan tradisional dari Kabupaten Lamandau, Kabupaten Kotawaringin Timur dan juga Kabupaten Murung Raya

Ini beberapa Foto dari stand kabupaten lamandau ibukota dari kabupaten ini adalah Naga Bulik

Klinang

 Klinang ini adalah tempat meletakkan alat musik babukung yang biasanya digunakan untuk mengiringi upacara kematian atau adat tiwah di kabupaten Lamandau dan daerah Kalimantan Tengah lainnya

Anyaman dari rotan

Beberapa kerajinan tangan dari rotan seperti tempat sirih dan pinang juga berbagai keranjang. Sirih dan pinang  merupakan makanan yang khas biasa dimakan oleh orang tua dan lansia.

Alat Musik

 Beberapa alat musik khas dayak seperti katambung (gendang) dan gong yang biasa dipakai di upacara tiwah serta yang agak bersayap lebar itu yang ada beberapa motif dayaknya merupakan properti yang biasa digunakan di upacara tiwah

Gading

Gading ini digunakan sebagai tempat minung yang katanya merupakan salah satu tradisi adat turun-temurun yaitu minum menggunakan gading

Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Mei 2011 in Budaya

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Festival Budaya Isen Mulang 2011

Kali ini Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengadakan Festival Budaya Isen Mulang a.k.a FBIM. Festival Budaya Isen Mulang itu digelar Kal-Teng EXPO yang di buka dari tanggal 19 – 23 Mei 2011. Di Kal-Teng EXPO itu banyak stand-stand dari berbagai kabupaten, kota dan juga provinsi lainnya.

Kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Barito Utara, saya minta hendaknya dapat memanfatkan event ini sebagai sarana untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan bidang seni budaya tradisional yang ada di Kabupaten Barito Utara secara luas kemasyarakat. Sasaran kita tentunya bukan cuma untuk lingkup Kalimantan Tengah saja, tapi hendaknya hingga tingkat nasional bahkan manca negara, kata Bupati. Ini dikatakan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Barito Utara kepada  koran harian pelita.

Dan aku, dyna dan shendy jalan-jalan untuk melihat-lihat aneka hasil karya, kerajinan tangan budaya Kalimantan Tengah. Nah ini dia hasil jepretaan kami di beberapa stand :

Ini beberapa kerajinan tangan dari Kabupten Kapuas:

Kerajinan dari manik-manik

Replika kapal khas Kal-Teng

Stand koperasi usaha mikro,kecil dan menengah Prov Kal-Teng

Kerajinan dari rotan dan kayu

Read the rest of this entry »

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 20 Mei 2011 in Budaya

 

Tag: , , , , , ,

Batak Sebagai Nama Etnik Dikonstruksi Jerman dan Belanda

Akhirnya nemu juga ini ni postingan kali ini menceritakan tentang nama batak sebagai identisa etnik yang ngga berhasal dari orang batak aja tapi diciptakan atau dikonstruksi para musafir barat.Itu kemudian dikukuhkan dikukuhkan misionaris Jerman yang datang ke tanah Batak sejak tahun 1860-an. Simpulan ini dikemukakan oleh sejarahwan Unversitas Negeri Medan (Unimed) Ichwan Azhari yang baru usai melakukan penelitian di Jerman.

Di Jerman, sejarahwan bergelar doktor ini memeriksa arsip-arsip yang ada di Wuppertal, Jerman. Dalam sumber-sumber lisan dan tertulis, terutama di dalam pustaha, atau tulisan tangan asli Batak, tidak ditemukan kata Batak untuk menyebut diri sebagai orang atau etnik Batak. Jadi dengan demikian nama Batak tidak asli berasal dari dalam kebudayaan Batak, tetapi diciptakan dan diberikan dari luar.

“Kata Batak awalnya diambil para musafir yang menjelajah ke wilayah Pulau Sumatera dari para penduduk pesisir untuk menyebut kelompok etnik yang berada di pegunungan dengan nama bata. Tapi nama yang diberikan penduduk pesisir ini berkonotasi negatif bahkan cenderung menghina untuk menyebut penduduk pegunungan itu sebagai kurang beradab, liar, dan tinggal di hutan,” kata Ichwan Azhari di Medan, Minggu (14/11/2010).

Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Maret 2011 in Budaya

 

Tag: , , , , , ,

Samurai

Samurai? Yaa, kalau dengar samurai jadi langsung ingat Negara Jepang. Samurai (侍 atau 士) adalah istilah untuk perwira militer kelas elit sebelum zaman industrialisasi di Jepang. Kata “samurai” berasal dari kata kerja “samorau” asal bahasa Jepang kuno, berubah menjadi “saburau” yang berarti “melayani”, dan akhirnya menjadi “samurai” yang bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.

Gagah bener yaaa :)

Samurai harus sopan dan terpelajar, dan semasa Keshogunan Tokugawa berangsur-angsur kehilangan fungsi ketentaraan mereka. Pada akhir era Tokugawa, samurai secara umumnya adalah kakitangan umum bagi daimyo, dengan pedang mereka hanya untuk tujuan istiadat. Dengan reformasi Meiji pada akhir abad ke-19, samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda dan digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Bagaimanapun juga, sifat samurai yang ketat yang dikenal sebagai bushido masih tetap ada dalam masyarakat Jepang masa kini, sebagaimana aspek cara hidup mereka yang lain.

Etimologi

Berikut adalah beberapa istilah lain samurai.

  • Buke (武家) – Ahli bela diri
  • Kabukimono – Perkataan dari kabuku atau condong, ia merujuk kepada gaya samurai berwarna-warni.
  • Mononofu (もののふ) – Istilah silam yang berarti panglima.
  • Musha (武者) – Bentuk ringkasan Bugeisha (武芸者), harafiah. pakar bela diri.
  • Si (士) – Huruf kanji pengganti samurai.
  • Tsuwamono (兵) – Istilah silam bagi tentara yang ditonjolkan oleh Matsuo Basho dalam haiku terkemukanya. Arti harafiahnya adalah orang kuat.

Senjata

Samurai menggunakan beberapa macam jenis senjata, tetapi katana adalah senjata yang identik dengan keberadaan mereka, Dalam Bushido diajarkan bahwa katana adalah roh dari samurai dan kadang-kadang digambarkan bahwa seorang samurai sangat tergantung pada katana dalam pertempuran. Mereka percaya bahwa katana sangat penting dalam memberi kehormatan dan bagian dalam kehidupan. Sebutan untuk katana tidak dikenal sampai massa Kamakura (1185–1333), sebelum masa itu pedang Jepang lebih dikenal sebagai “Tachi dan Uchigatana”, Dan katana sendiri bukan menjadi senjata utama sampai massa Edo.

 

 

 

Senjata samurai yang lain adalah yumi atau busar komposit dan dipakai selama beberapa abad sampai masa masuknyah senapan pada abad ke-16. Busur komposit model Jepang adalah senjata yang bagus. Bentuknya memungkinkan untuk digunakan berbagai jenis anak panah, seperti panah berapi dan panah isyarat yang dapat menjangkau sasaran pada jarak lebih dari 100 meter, bahkan bisa lebih dari 200 meter bila ketepatan tidak lagi diperhitungkan, Senjata ini biasanya digunakan dengan cara berdiri di belakang Tedate (手盾) yaitu perisai kayu yang besar, tetapi bisa juga digunakan dengan menunggang kuda. Latihan memanah di belakang kuda menjadi adat istiadat Shinto, Yabusame (流鏑馬). Referensi: wikipedia , dan berbagai sumber lainnya

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Maret 2011 in Budaya

 

Tag: , , , , , , ,