RSS

Arsip Tag: fluida

Fluida

Fluida ( zat alir ) adalah zat yang dapat mengalir, misalnya zat cair dan gas. Fluida dapat digolongkan dalam dua macam, yaitu fluida statis dan dinamis.

Cairan adalah salah satu jenis fluida yang mempunyai kerapatan mendekati zat padat. Letak partikelnya lebih merenggang karena gaya interaksi antar partikelnya lemah. Gas juga merupakan fluida yang interaksi antar partikelnya sangat lemah sehingga diabaikan. Dengan demikian kerapatannya akan lebih kecil.
Karena itu, fluida dapat ditinjau sebagai sistem partikel dan kita dapat menelaah sifatnya dengan menggunakan konsep mekanika partikel. Apabila fluida mengalami gaya geser maka akan siap untuk mengalir.

Tekanan dan Massa Jenis

Ada suatu perbedaan di dalam cara sebuah gaya permukaan beraksi pada suatu fluida dan pada suatu benda padat. Bagaimana kita dapat melakukan gaya pada suatu fluida?. Jika kita menekan suatu permukaan air dengan ujung pensil, maka pensil dengan mudah menembus air karena gaya pada suatu titik di permukaan air tidak dilawan oleh molekul-molekul air. Jika kita ingin melakukan gaya pada permukaan air kita harus melakukannya pada daerah yang agak luas dan pada arah tegak lurus permukaan.

Read the rest of this entry »

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Pipet = Sedotan = Ayo Praktek :)

Seberapa tinggi seseorang bisa menyedot dengan pipet? Kali ini aku praktek sendiri karena selama liburan UAS ini aku mudik ke kota tercinta tempat sang ayahku tercinta bekerja (baca: Murung Raya). Nah, praktek kali ini aku ditemani Thea temanku di Murung Raya ini yang pengen ikutan praktek juga dan syukur deh ada juga yang membantu 😀

Read the rest of this entry »

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , ,

Tower air (menara air)

Kita kan pasti udah sering dengar menara air atau udah pernah lihat menara air itu gimana dan secara sederhananya bentuk menara air itu seperti tangki air yang banyak terdapat di rumah atau gedung-gedung. Menara air bukan cuma berfungsi menampung air. Namun sebagai kapasitor atau menjaga agar tekanan ke jaringan pipa air tetap sama. Sehingga dapat stabil mengalirkan air ke seluruh pipa tujuannya

Pengguna pasokan air (kota, pabrik, atau bangunan) harus memiliki tekanan air untuk menjaga keamanan pasokan air. Jika suplai air tidak bertekanan cukup, maka bisa terjadi:

1. Air tidak dapat mencapai lantai atas sebuah gedung
2. Keran tidak dapat mengeluarkan air karena tidak cukup aliran
3. Mengurangi ketergantungan air tanah. Air Tanah biasanya tercemari dengan mikroorganisme , debu, pasir, pupuk , dan terkotaminasi zat beracun lainnya.

Menara air dapat memasok air bahkan ketika listrik padam, karena mereka bergantung pada tekanan yang dihasilkan oleh ketinggian air. Tapi tidak bisa dalam waktu yang  lama padamnya, karena pompa airnya juga butuh listrik buat mengaliri air ke menara.

 

 

 

 

 

 

Keterangan:

1. Pompa mengalirkan air ke menara
2. Air tersimpan di menara.
3. Tinggi menara memberikan tekanan hidrostatik untuk mengalirkan air ke pengguna

Beberapa Gambar Menara Air :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Referensi : http://archive.kaskus.us/thread/4585552

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 14 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , , , , , , ,

Percobaan Fisika :)

Hari ini kami melaksanakan percobaan fisika untuk yang kedua kalinya hehehe karena yang lalu kami pake telur yang berbeda 🙂 Dan ini hasil dari percobaan kami :

No

Jenis Air

Telur Mentah

Telur Masak

1

Air

Tenggelam

Tenggelam

2

Air + garam

Mengapung

Mengapung

3

Air + gula

Tenggelam

Tenggelam

4

Air + vetsin

Tenggelam

Tenggelam

5

Air + merica

Tenggelam

Tenggelam

6

Air + gula jawa

Tenggelam

Tenggelam

7

Air + asam kamal

Tenggelam

Tenggelam

Jadi, percobaan itu adalah contoh dari aplikasi hubungan hukum Archimedes dan massa jenis zat. Hukum Archimedes menjelaskan bahwa jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair maka benda itu mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut.

Benda melayang jika massa jenis benda sama dengan  gaya ke atas atau massa jenis fluida. Benda tenggelam jika massa jenis benda lebih besar dari gaya ke atas atau massa jenis fluida. Benda dapat terapung dikarenakan massa jenis benda lebih kecil daripada massa jenis zat, sehingga berat benda juga lebih kecil dari pada gaya Archimedes. Gaya ke atas dalam zat cair disebut dengan gaya Archimedes. Adanya hukum Archimedes tentang daya apung juga massa jenis makanya telur yang tidak dimasak sama yang sudah dimasak bisa nampak tenggelam dan mengapung.

No

Jenis Air

Telur Mentah

Telur Masak

1

Air

Tenggelam

Tenggelam

2

Air + garam

Mengapung

Mengapung

3

Air + gula

Tenggelam

Tenggelam

4

Air + vetsin

Tenggelam

Tenggelam

5

Air + merica

Tenggelam

Tenggelam

6

Air + gula jawa

Tenggelam

Tenggelam

7

Air + asam kamal

Tenggelam

Tenggelam

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Maret 2011 in Fisika

 

Tag: , , , , , ,